MS/701106 Kuliah - Srila Prabhupada Menyampaikan Setitis Nektar

Revision as of 23:04, 4 August 2020 by Vanibot (talk | contribs) (Vanibot #0025: NectarDropsConnector - add new navigation bars (prev/next))
(diff) ← Older revision | Latest revision (diff) | Newer revision → (diff)
MS/Malay - Titisan Nektar dari Srila Prabhupada
Jadi, kita mendengar dari śāstra. Mungkin kamu tidak percaya, tetapi kita dapat memahami dalam kehidupan nyata bahawa seorang pria yang telah melakukan pembunuhan, dia juga dihukum mati dengan cara digantung. Tidak ada keraguan tentang hal itu. 'Nyawa dibayar dengan nyawa.' Jadi, bagaimana orang-orang bodoh ini, maksudku, begitu beraninya membunuh binatang? Jika sudah merupakan suatu kenyataan, bahkan di dalam hukum negaramu bahwa, 'nyawa dibayar dengan nyawa,' lalu bagaimana aku boleh menjadi begitu berani melakukan pembunuhan atau membunuh binatang lainnya? Lihatlah? Dan inilah kesimpulannya. Sāstra mengatakan bahawa kamu harus membayar kembali kepada jiwa individu yang kamu telah bunuh itu dengan nyawamu sendiri. Itulah arti dari māṁsa, kata māṁsa dalam bahasa Sanskrit. Māṁsa khadati.

701106 - Kuliah SB 06.01.06 - Bombay